Kamis, 21 Januari 2016

Teknologi Blu-ray Disc

1. Pengertian Teknologi Blu-ray Disc
                      
              Teknologi Blu-ray Disc (BD) adalah generasi baru dari media penyimpanan format cakram optik yang dapat menyimpan video definisi tinggi (high-definition video) dan memiliki kerapatan data yang tinggi. Blu-ray memiliki kapasitas penyimpanan data hingga 10 kali lipat dari format DVD sebelumnya (kapasitas data Blu-ray 50 GB, sedangkan DVD maksimal 17 GB). Sebelumnya sempat terjadi “pertarungan” format DVD antara Blu-ray dengan HD-DVD. Blu-ray diproduksi oleh Dony dengan didukung perusahaan besar lainnya seperti Aplle, Dell, JVC, HP, dan Panasonic berhadapat dengan HD-DVD yang diproduksi oleh Toshiba dengan dukungan Microsoft dan Intel. Kedua pihak mengucurkan dana milyaran dollar Amerika untuk promosi dan loby ke perusahaan penyedia konten. Namun, pertarungan yang sempat membuat bingung jutaan masyarakat dunia dalam memilih format DVD dengan menyerahnya HD-DVD. Toshiba Corp. pada akhirnya mengakui keunggulan Blu-ray dan secara resmi menghentikan produksi HD-DVD pada Februari 2008.


2. Bukan Blue-ray

              Bukan “blue-ray” Ihwal penamaan teknologi dengan nama Blu-ray bukan Blue-ray, huruf “e” sengaja dihilangkan guna meraih merek dagang. Bila menggunakan nama “Blue-ray”, kalimat tersebut merupakan kalimat umum dan tidak bisa didaftarkan sebagai merk dagang. Blu-ray menggunakan panjang gelombang paling pendek (405nm) dengan laser berwarna biru (secara teknis berwarna biru-ungu), laser tersebut memiliki kemampuan ,menyimpan data lebih banyak daripada sekeping cakram DVD, memiliki dimensi fisik yang sama persis tapi menggunakan sinar laser warna merah dengan panjang gelombang lebih panjang (650 nm).   Variasi dan ukuran Blu-ray memiliki dua varian yaitu Blu-ray ber-catridge dan Blu-ray tanpa catridge. Untuk cakram Blu-ray (BD) single laser memiliki kapasitas penyimpanan data 25 GB atau 27 GB, cukup untuk menyimpan data video dan audio berdurasi empat jam dengan kualitas video definisi tinggi. Sedangkan keping cakram Blu-ray (BD) dual-layer memiliki kapasitas penyimpanan data 46,6, 50 atau 54 GB, cukup untuk menyimpan data video definisi tinggi serta audio berdurasi 8 jam. Kapasitas 100 dan 200 GB, menggunakan empat hingga delapan layer masih tahap riset. TDK, salah satu anggota konsorium Blu-ray Disc Association (BDA), berhasil menciptakan keping cakram Blu-ray empat layer berkapasitas hingga 100 GB. Format standar Blu-ray BD-RE (newritable), disamping format BD-R (recordable) dan format BD-ROM, sudah tersedia pada pertengahan 2004.


3. Mirip DVD

              Seperti halnya HD-DVD, cakram Blu-ray secara fisik identik dengan DVD yang ada sekarang, dengan diameter cakram berukuran sama persis 12 cm, dan cakram berdiameter 8 cm saat ini digunakan khusus untuk handycam, berkapasitas 15 GB. Untuk menjamin format cakram Blu-ray mudah dikembangkan dan teknologi yang future-proof, tidak pernah out of date alias ketinggalan zaman, disertakanlah kemampuan multi-layer disc yang memungkinkan dapat mendongkrak kapasitas penyimpanan data hanya dengan menambah lebih banyak lagi layer ke dalam cakram.


4. Teknologi Laser dan Optik

               Sistem Blu-ray menggunakan sinar laser biru yang beroperasi pada panjang gelombang sebesar 405 nm untuk membaca serta menulis data. Keping DVD dan CD yang biasa kita pakai menggunakan laser merah dan laser infra merah dengan panjang gelombang masing-masing 650 nm dan 780 nm. Laser biru-ungu memiliki panjang gelombang lebih pendek menjadikannya dapat menyimpan lebih banyak lagi informasi dalam sebuah keping CD/DVD berukuran 12 cm. Satu lagi kemajuan teknologi optik yang ditawarkan oleh Blu-ray yaitu dengan fitur encoding data, memungkinkan setiap data dapaat dibuat dalam sebuah paket. 


5. Kelebihan dan Kelemahan

               Kelebihan dan kelemahan Beberapa kelbihan dan kelemahan kualitas pada teknologi produk Blu-ray dan HD-DVD yaitu : Kedua player dari Blu-ray dan HD-DVD dapat membaca jenis piringan dengan format DVD. Kualitas gambar tajam dan jernih karena memiliki High Definition. Memiliki kapasitas penyimpanan data maksimum hingga 30 GB untuk HD-DVD dan 50 GB untuk Blu-ray, sementara DVD hanya 17 GB. Memiliki kualitas ketajaman video lebih tinggi (720p, 1080i) sedangkan DVD 480i, 576i. Standard Definition Blu-ray 23 jam, HD-DVD 15 jam dan DVD 8 jam. Sementara kelemahannya, piringan HD-DVD tidak bisa kenali/dimainkan pada player Blu-ray begitupun sebaliknya.

Senin, 18 Januari 2016

Linux Red Hat

Pengertian Linux Red Hat 

Red Hat adalah sistem operasi Linux yang populer sampai produksinya dihentikan pada tahun 2004.
Red Hat Linux 1.0 ini dirilis pada 3 November 1994. Awalnya disebut "Red Hat Commercial Linux" merupakan distro linux pertama yang menggunakan sistem RPM Package Manager, yang kemudian diikuti beberapa distro lain, seperti Mandriva Linux dan SUSE Linux.
Sejak 2003, Red Hat telah menghentikan produksi Red Hat Linux namun mengeluarkan Red Hat Enterprise Linux (RHEL) untuk lingkungan perusahaan (tidak gratis), serta Fedora (yang dikembangkan oleh masyarakat dengan dukungan Fedora Project dan disponsori oleh Red Hat) sebagai versi gratis bagi lingkungan rumahan. Red Hat Linux 9, rilis terakhir, secara resmi diakhiri pada 30 April 2004, meskipun dukungan masih diberikan oleh proyek Fedora Legacy sampai awal 2007.

Kelebihan Linux Red Hat
1. Dapat mengubah alamat IP menjadi domain pada web.
2. Domain juga digunakan sebagai virtual host dalam dunia maya.
3. Domain Lebih mudah di ingat dibandingkan dengan no IP Address.

Kekurangan Linux Red Hat
1. Membutuhkan waktu untuk mengkonfigurasinya.
2. Jika kita koneksi terputus domain tidak dapat di akses lagi.

*demikian pengertian singkatnya , semoga bermanfaat ^^

MIKROTIK

Pengertian Mikrotik

Pengertian Mikrotik adalah sebuah sistem operasi termasuk di dalamnya perangkat lunak yang dipasang pada suatu komputer sehingga komputer tersebut dapat berperan sebagai jantung network, pengendali atau pengatur lalu-lintas data antar jaringan, komputer jenis ini dikenal dengan nama router. Jadi intinya mikrotik adalah salah satu sistem operasi khusus untuk router. Mikrotik dikenal sebagai salah satu Router OS yang handal dan memiliki banyak sekali fitur untuk mendukung kelancaran network.

Fungsi Mikrotik

Router Mikrotik bisa digunakan pada jaringan komputer berskala kecil atau besar, hal ini tentunya disesuaikan pada resource daripada komputer itu sendiri. Jika mikrotik digunakan untuk mengatur network kecil maka penggunaan perangkat komputernya bisa yang biasa-biasa saja, namun jika yang ditanganinya adalah jaringan berskala besar seperti kelas ISP maka penggunaan perangkat komputernya pun harus yang benar-benar handal yang memiliki spesifikasi tinggi.
Kekurangan Mikrotik
Kelebihan Router Mikrotik adalah mudah dalam pengoperasian. Disebut mudah bila kita bandingkan dengan ROuter OS lain seperti Cisco dan lainnya. Kemudahan pengoperasian Router berbasis Mikrotik OS salah satunya adalah berkat tersedianya fitur GUI. Jadi kita bisa setup router tidak hanya melalui tampilan text yang biasa digunakan OS router lain, tapi juga bisa dilakukan melalui sebuah aplikasi remote berbasis GUI bernama Winbox. Kelebihan lain dari Mikrotik RouterOS adalah banyaknya fitur yang didukung. Fitur-fitur network yang terdapat pada Mikrotik OS tersebut adalah:
  • Routing – Static Routing
  • Hotspot
  • Simple Tunnels
  • Web Proxy
  • DHCP
  • VRRP
  • NTP
  • SNMP
  • MNDP
  • Firewall & NAT
  • Data Rate Management
  • Point-to-Point Tunneling Protocols
  • IPsec
  • Caching DNS Client
  • Universal Client
  • UPnP
  • Monitoring/Accounting
  • M3P
  • Tools
  • dan masih banyak lainnya, termasuk support scripting programming
Kekurangan Mikrotik:

Mikrotik mengeluarkan sertifikasi, namun sertifikasi tersebut masih kurang populer dibanding dengan vendor lain seperti cisco yang sudah diakui international Mungkin kurang bagus untuk menangani jaringan sekala yang besar karena dukungan hardwarenya mungkin, kalau salah dikoreksi ya..

Ada beberapa protocol yang tidak di dukung di mikrotik dan tersedia di cisco
Mikrotik router OS tidak mendukung
− Interior gateway routing protokol ( IGRP )
− Enchanced interior gateway routing protokol (EIGRP )
 
Mikrotik enak untuk router, karena mikrotik berkerja sangat baik di mode routing dan configurasinya bisa melalui windows GUI
berbeda dengan cisco yg mesti lewat console
Sederhananya Mikrotik adalah sebuah sistem operasi router yang bisa menjalankan dan mengatur aktivitas network secara menyeluruh. Mulai dari management bandwidth, routing, billing hotspot, data user, load balancing, hingga routing BGP.

Sharing Printer

Pengertian Sharing Printer


Sharing printer adalah berbagi printer atau satu printer digunakan oleh beberapa komputer sekaligus, Syaratnya, komputer-komputer yang terhubung tersebut harus dalam satu jaringan yang sama. Sharing printer ini pastinya sangat berguna. Contohnya penggunaan printer bersama di kantor atau juga berguna jika anda membuka tempat fotokopi atau percetakan dimana jumlah komputer anda lebih banyak dari jumlah printer yang anda miliki.
Untuk jenis printer sendiri, tidak masalah mengenai apa jenis printer yang anda gunakan, selama printer yang bersangkutan terinstal di komputer anda dan terpasang secara langsung dengan kabel USB (Universal Serial Bus) atau kabel printer jenis lainnya.
Sebelum anda melakukan sharing printer, anda harus memastikan terlebih dahulu beberapa hal, seperti apakah printer anda telah terhubung ke jaringan atau belum – serta mengaktifkan terlebih dahulu opsi sharing printer yang ada kartu jaringan. Berikut langkah-langkahnya.



Cara Konfigurasi Sharing Printer Menggunakan Mode Jaringan 
inter lewat jaringan atau LAN ini adalah agar kita bisa menggunakan satu printer bersama-sama sehingga lebih ekonomis dan ter-manage. Baiklah, berikut tutorial singkat cara sharing printer lewat jaringan.

Misalkan printer sudah terinstal di salah satu komputer dengan nama komputer "TIARA".
1.    Pastikan firewall windows telah off atau masukan service File and Printer Sharing telah masuk (dicentang) pada Exception Windows FIrewall.
2.    Buka jendela Printer and Faxes dari start menu atau control panel.
3.    Klik kanan pada printer yang akan dishare, klik Properties atau langsung klik Sharing. Dalam contoh dibawah saya akan share printer Canon MP287.
4.    Klik tab Sharing, pilih Share this printer, masukan nama untuk printer sharing tersebut. Setelah selesai klik OK.
Langkah selanjutnya adalah mensetting atau add printer tersebut di komputer yang lain.
1.    Klik Start - Run, ketik: \\[nama_komputer atau ip adddress komputer yang terinstal printer sharing]. Dalam contoh ini misalnya: \\TIARA.
2.    Masukan username dan password Administrator komputer TIARA, apabila diperlukan.
3.    Akan muncul jendela Folder dan Printer sharing pada komputer TIARA, kemudian double klik pada printer sharing Canon MP287.
4.    Setelah selesai cobalah untuk mencoba test print ke printer tersebut.

Pada proses printer sharing ini ada dua tahap yang perlu dilakukan sebagai berikut: 
Pertama, Membuka Fasilitas Sharing Printer pada komputer Host: 
1.    Adapun yang pertama kita terdahulu mematikan Firewall pada computer kita dengancara pilih Contro Panel kemudian setelah masuk kita pilih  Security Center,apabila sudah masuk kita tinggal pilih Windows Firewall, dan setelah kita klik makaakan muncul maka dari itu kita pilih Off (Not Recommended).Kemudian Klik Ok,maka firewall akan mati. Gambar : Pengaturan Firewall.
2.    Setelah itu kita atur IP pada computer dengan cara menyamakan kelas IP nya,gunanya supaya kita dapat sharing file atau hardware atau apabila kita pakai  AccessPoint maka kita tinggal mengambil koneksinya dari  Access Point tersebut.
3.    Apabila sudah terthubung maka kita akan melakukan sharing printer , denganlangkah Start , kemudian pilihPrinter and Faxe.
4.    Selanjutnya akan muncul Tab Shring Properties seperti dibawah ini. Pastikan andamemilih Checkbox Share this printer  , beri nama sesuka anda dan apabila sudahselesai akhiri dengan klik OK. Jika ada permintaan CD Windows atau konfirmasi dariprinter sharing , pilih  Just Enable File and Printer Sharing dan klik OK
Tahap kedua,yakni  Setting Printer di komputer klien . Berikut langkah-langkahnya:
1.    Buka Control Panel ,kemudian Printer and Faxes Pada tab di sebelah kiri pilih Add a Printer. 
2.    Selanjutnya akan terbuka Add Printer Wizard .
3.    Pilih tipe printer yang akan digunakan, pastikan Anda memilih  Network Printer.
4.    Browse printer pada jaringan Anda, pastikan anda tidak salah alamat kemudian akhiri dengan Komputer akan mengkonfirmasi apakah Printer Jaringan ini akan dijadikan PrinterUtama .

Langkah pertama untuk melakukan sharing printer di jaringan LAN adalah
    Dari Start Menu kemudian buka ‘Control Panel’
    Pilih opsi ‘Printer and Faxes’
    Klik kanan pada space kosong (masih di area ‘Printer and Faxes’) lalu klik ‘Add a printer’
    Berikutnya akan tampil ‘Add Printer wizard’, kemudian klik ‘Next’
     Klik opsi ‘A network printer, or a printer attached to another computer’, kemudian klik ‘Next.
    Berikutnya anda harus mengisikan spesifikasi printer yang ingin anda hubungkan, seperti memasukkan URL jika anda akan menghubungkannya pada printer di interner atau pada jaringan kantor/rumahan, lalu klik ‘Nex”
    Terakhir, inputkan nama printer di jaringan anda
Mengaktikan Sharing Printer di Kartu Jaringan
     Dari Start Menu kemudian buka ‘Control Panel’
      Pilih ‘Network Connections’
     Klik kanan pada ikon ‘Local Area Connection’ lalu pilih ‘Properties’
      Pada tab General, Pilih dan centang opsi ‘File and Printer Sharing for Microsoft Network’ Kemudian Klik ‘OK’

Mengeset Sharing Printer Supaya Aktif
Setelah langkah-langkah di atas dijalankan, maka kini saatnya anda men-set sharing printer. Berikut langkah-langkahnya :
    Klik Start Menu kemudian pilih Control Panel
    Pilih ‘Printer and Faxes’, klik kanan lalu pilih Properties
     Klik tab ‘Sharing’ kemudian pilih ‘Share this printer’. Cara lain yang lebih cepat adalah dengan meng-klik kanan ikon printer kemudian klik ‘Sharing’.
    Jika anda memiliki lebih dari satu printer, anda dapat memberi nama printer anda di kotak isian ‘Share name’. Dengan memberi nama atau mengganti nama printer di kotak isian ini, nama printer anda di komputer tidak akan berubah. Pengubahan ini hanya berpengaruh pada nama printer di jaringan saja.
    Tersedia juga tombol ‘Additional Drivers’ jika printer anda akan di-share dengan komputer lain yang menggunakan Windows dengan versi yang berbeda dan anda harus menginstalkan driver tambahan. Setelah anda mengklik tombol ‘Additional Drivers’, maka pilih (centang) driver yang ingin anda instal. Kemudian anda akan diminta untuk menginstal driver tambahan dan setelah itu klik ‘Ok’.
    Jika telah selesai, kemudian klik ‘OK’
     Jika di ikon printer anda ada gambar tangan, itu artinya printer anda telah berhasil di-share.